PBB Nyatakan Perang Terhadap Covid-19

Royalnews.id – PBB menyatakan perang terhadap covid-19, Senin (24/5/2021) saat jumlah kematian akibat virus tersebut di India mencapai 300.000 orang dan Jepang membuka pusat vaksinasi massal pertama mereka.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak negara-negara agar menerapkan logika perang untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam menanggulangi pandemi.

Dia menghimbau, meskipun peluncuran vaksinasi meningkat pesat di bagian dunia yang kaya, krisis kesehatan itu masih jauh dari kata selesai.

“Kecuali jika kita bertindak sekarang, kita menghadapi situasi di mana negara-negara kaya memvaksinasi mayoritas rakyat mereka dan membuka ekonomi mereka, sementara virus terus menyebabkan penderitaan yang mendalam dengan berputar-putar dan bermutasi di negara-negara termiskin,” tuturnya.

Wabah mematikan di India, Brasil, dan tempat lain telah mendorong jumlah kematian global mencapai 3,4 juta orang lebih, bahkan saat program vaksinasi di negara-negara kaya seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Israel telah memungkinkan mereka melonggarkan pembatasan.

India telah menyaksikan pemandangan yang mengerikan dalam beberapa pekan terakhir dengan kekurangan oksigen yang parah di rumah sakit dan krematorium kewalahan, meskipun jumlah infeksi harian baru telah menurun di kota-kota besar.

para ahli memperkirakan jumlah sebenarnya dari kematian dan infeksi di India – yang dipicu oleh varian baru virus corona dan digelarnya acara seperti festival keagamaan – mungkin jauh lebih tinggi daripada angka resmi.

Profesor biologi Universitas Ashoka, Gautam Menon mengatakan bahwa banyak mayat di Sungai Gangga yang tampak tidak tercatat sebagai korban covid-19.

“Kami melihat mayat-mayat di sepanjang Sungai Gangga, yang tampaknya tidak tercatat sebagai kematian akibat covid-19, tetapi kemungkinan besar adalah kematian akibat covid-19,” ujarnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.