KPI Hentikan Sementara Sinetron Suara Hati Istri – Zahra

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengabulkan tuntutan masyarakat agar sinetron Suara Hati Istri - Zahra, yang tengah ramai diperbincangkan dihentikan.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengabulkan tuntutan masyarakat agar sinetron Suara Hati Istri – Zahra, yang tengah ramai diperbincangkan dihentikan.

Melalui laman resminya, KPI mengumumkan pada Sabtu, 5 Juni 2021, mengenai penghentian sementara tayangan tersebut.

KPI menilai, Sinetron Suara Hati Istri – Zahra memiliki muatan yang berpotensi melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) KPI 2012.

Penghentian itu bersifat sementara sampai dilakukan evaluasi secara menyeluruh, mencakup kesesuaian jalan cerita dengan klasifikasi tayangan dan penggunaan pemeran dibawah umur sebagai istri.

“Evaluasi di antaranya mencakup  jalan cerita dan kesesuaiannya dengan klasifikasi program siaran yang telah ditentukan (R), serta penggunaan artis yang  masih berusia 15 tahun untuk berperan sebagai istri ketiga,” kata Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo dalam pertemuan antara KPI, Indosiar, dan Mega Kreasi Film selaku rumah produksi dari sinetron itu, Kamis, 3 Juni 2021.

Kontroversi

Sejak ditayangkan pertaman kali pada 24 Mei 2021, Sinetron Suara Hati Istri – Zahra langsung menyedot perhatian masyarakat. Namun juga menuai kontroversi.

Sejumlah artis dan masyarakat mengkritik karena banyak adegan dalam sinetron yang dinilai tak pantas untuk diperankan oleh perempuan berusia 15 tahun.

Tayangan itu menceritakan seorang pria bernama Tirta yang memiliki istri tiga.

 

Pemeran dalam Sinetron Suara Hati Istri: Zahra

Istri ketiganya dikisahkan seorang pelajar SMA yang dipaksa menikah untuk menutup utang orang tuanya.

Kisah inilah yang memicu protes dan keberatan masyarakat lantaran dianggap memasarkan poligami, kekerasan dalam rumah tangga, pernikahan anak secara paksa, dan tidak melindungi hak anak.

Selain itu, adegan dewasa itu harus dimainkan oleh Lea Ciarachel, artis remaja yang belum genap berusia 15 tahun berhadapan dengan Tirta, yang diperankan oleh Panji Saputra, berusia 39 tahun.

Dalam pertemuan KPI dengan Indosiar, dan Rumah Produksi sinetron itu, komisioner KPI Bidang Kelembagaan Nuning Rodiyah menyampaikan perihal tuntutan publik agar sinetron itu dihentikan.

Karena itu, pihak Indosiar berjanji akan menghentikan sementara program siaran tersebut.

Direktur Program Indosiar Harsiwi menyatakan langkah itu diambil untuk memberikan kesempatan pada rumah produksi agar menutup sementara cerita dan menyusun alur cerita lanjutannya, sehingga masukan dari masyarakat dan KPI mengenai muatan sinetron ini, dapat diakomodasi.

“Komitmen perubahan ini tentunya tidak hanya dilakukan untuk sinetron Suara Hati Istri- Zahra, tapi juga di program lain dan sinetron lainnya,” ujar Harsiwi.

Jalan cerita sinetron Suara Hati Istri – Zahra, menurut Harsiwi, akan diubah. Ia memahami masukan terkait KDRT dan juga romantisme yang dibangun dalam cerita ini. Tapi ia menolak sinetron ini menjadi promosi pernikahan dini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.