Kebut Pembangunan Bendungan, Semantok Ditargetkan Rampung 2022

Terdapat dua paket pengerjaan dalam proses pelaksanaan pembangunan bendungan Semantok.

Pemerintah Menargetkan Pembangunan Bendungan Semantok Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, rampung dan mulai pengisian awal (impounding) pada tahun 2022.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan berikut irigasinya akan sangat membantu kelancaran produksi pertanian yang berkelanjutan.

“Pembangunan bendungan yang diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya dibangun dengan biaya besar dapat bermanfaat karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (08/06/2021).

Diketahui, Kementerian PUPR menganggarkan biaya konstruksi sebesar Rp 1,7 triliun untuk proyek tersebut. Adapun progres Pembangunannya saat ini telah mencapai 76 persen.

Mengenai Pelaksanaan pembangunan, terdapat dua paket pekerjaan.

Paket 1 dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya (Persero)-PT Pelita Nusa Perkasa, KSO, dan paket 2 menggandeng PT Hutama Karya (Persero)-PT Bahagia Bangunnusa, KSO.

Bendungan Semantok didesain dengan tipe zonal inti tegak yang memiliki tinggi 34 meter, lebar puncak bendungan 9 meter dan panjang puncak bendungan 3.100 meter.

Dengan volume tampung 32,67 juta meter persegi dan luas area genangan 365 hektar, bendungan ini berfungsi untuk menyalurkan air saat musim kemarau.

Hal ini guna mencegah terjadinya kekeringan pada areal persawahan sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian di daerah tersebut.

Tidak hanya dapat memasok air untuk irigasi seluas 1.900 hektar, bendungan ini juga mampu mengurangi risiko banjir sebesar 137 meter per detik, pemeliharaan sungai di hilir bendungan sebesar 30 liter per detik dan penyedia air baku sebesar 312 liter per detik.

Kehadiran Bendungan Semantok akan dimanfaatkan sebagai pengendali banjir di Kecamatan Rejoso untuk menahan air yang berlimpah saat musim hujan, serta memiliki potensi sebagai produksi air baku, dan pariwisata yang dapat menumbuhkan ekonomi lokal.

Dengan diselesaikannya Bendungan Semantok, nantinya akan menambah daftar bendungan di Jawa Timur serta menyusul pembangunan empat bendungan lainnya.

Keempatnya adalah Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, dan Bendungan Gongseng di Kabupaten Bojonegoro.

Dari empat bendungan tersebut, pembangunan Bendungan Tukul telah rampung dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 14 Februari 2021 lalu.*

Leave A Reply

Your email address will not be published.