Kaya akan Pengalaman, Petani Kentang Wonosobo Nilai Gus Muhaimin Mampu Wujudkan Kesejahteraan Para Petani

"Kami mandatkan kepada Gus Muhaimin agar mencalonkan diri dan jadi Presiden RI 2024."

 

Royalnews.id, Wonosobo – Sejumlah kelompok petani kentang di wilayah Dieng, Kabupaten Wonosobo mendeklarasi Gus Muhaimin Iskandar sebagai calon Presiden 2024.

“Kami mandatkan kepada Gus Muhaimin agar mencalonkan diri dan jadi Presiden RI 2024,” ucap Fajar selaku ketua Kelompok petani Kentang di kecamatan Kejajar, Wonosobo, Rabu (19/7).

Menurut Fajar, ia dan para petani kentang lainnya yakin dan percaya bahwa Gus Muhaimin akan mampu membawa perubahan bagi para petani kentang saat ini.

Fajar menambahkan, pengalaman Gus Muhaimin sebagai pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), juga pernah menjadi Menteri dan Pimpinan DPR RI, menjadi modal besar dalam memimpin Bangsa Indonesia kedepan.

“Karena pengalamannya itu, saya yakin beliau sudah paham apa yang dibutuhkan oleh kami, khususnya petani Kentang,” ujarnya.

Baginya, petani hari ini sangat membutuhkan sosok yang betul-betul mampu dan mau memperhatikan kesejahteraan petani.

“Di wilayah Dieng ini kami hanya bisa menanam kentang, wortel dan tembakau saja. Sehingga pertanian kami hanya bertumpu pada tanaman itu saja,” tuturnya.

Sementara itu potensi kegagalan hasil pertanian itu juga bisa saja terjadi lantaran mayoritas petani, hanya selalu menanam kentang. Hal itu tentu berpengaruh pada hasil dari pertanian juga. Sehingga butuh perhatian dan edukasi dari pemerintah.

“Biasanya memang tidak melulu kentang, terkandan diselingi menanam tembakau. Tapi dengan kondisi cuaca dan harga tembakau selama ini yang tidak menentu maka kita lebih memilih menanam kentang. Hal ini tentu berpengaruh pada kesuburan tanah dan hasil kentang,” jelasnya.

Meski demikian, jikalau Gus Muhaimin memimpin negara ini ia yakin akan ada solusi terbaik untuk para petani kentang agar sejahtera. “Kami yakin Gus Muhaimin mampu mewujudkannya,” tegasnya.*

Leave A Reply

Your email address will not be published.