IKPM JATIM DIY Dukung Kepolisian Tangkap Semua Terduga Terorisme

Yogyakarta – Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Jawa Timur (IKPM Jatim) di Daerah Istimewa Yogyakarta, Muafi Nazier memberi dukungan penuh penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 terhadap 6 terduga terorisme di Jawa Timur.

Muafi menilai radikalisme merupakan satu hal yang sangat membahayakan karena dapat merongrong keutuhan dalam berbangsa dan bernegara.

“Kita semua sudah tahu bahwa paham radikalisme merupakan paham yang sangat membahayakan, sebab paham ini tidak membuka ruang bagi masyarakat yang beragam dari segi agama, bahasa, dan kebudayaan untuk hidup berdampingan,” ujar Muafi Nazier.

Muafi menambahkan, ia dan mahasiswa yang tergabung dalam IKPM Jatim DIY bersepakat untuk bersama-sama mengutuk keras tindakan radikal dan oknum yang diduga berpaham radikalisme, serta mendukung penuh upaya Pemerintah Jawa Timur, Polri, TNI, BNPT, dan masyarakat umum untuk memberantas keberadaan paham radikalisme di Jawa Timur.

“Tidak ada alasan bagi kami untuk menerima paham itu (radikalisme) untuk hidup dan berkembang di tengah kemajemukan masyarakat Jawa Timur. Oleh sebab itu, kami mengutuk keras tindak-tanduk radikalisme, karena dapat membahayakan keutuhan dan ketenteraman masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Ia pun mengajak semua setiap elemen mahasiswa dan masyarakat untuk bersama-sama memberantas dan menolak aksi terorisme di lingkungan Jawa Timur.

Seperti diberitakan sebelumnya, Densus 88 melakukan penangkapan terhadap 6 terduga terorisme yang berasal dari beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur. Mereka ditangkap dalam dua hari terakhir, Minggu (15/8) dan Senin (16/8)

Leave A Reply

Your email address will not be published.