Gus Muhaimin: Jangan Lupakan Jutaan Santri Di Pesantren-Pesantren

"Memang sangat perlu itu (vaksinasi untuk pelajar) dilakukan. Tapi jangan cuma siswa sekolah umum ya, jangan lupakan jutaan santri di pesantren-pesantren. Mereka juga harus prioritas divaksin."

Royalnews.id, jakarta – Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin mengingatkan pemerintah jangan sampai melupakan santri dalam prioritas vaksin. Pemberian vaksin sangat penting bagi pelajar termasuk juga santri dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terbatas.

“Memang sangat perlu itu (vaksinasi untuk pelajar) dilakukan. Tapi jangan cuma siswa sekolah umum ya, jangan lupakan jutaan santri di pesantren-pesantren. Mereka juga harus prioritas divaksin,” kata Gus Muhaimin, Selasa (31/8/2021).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjelaskan sangat mendukung program vaksinasi bagi pelajar. Vaksinasi akan melindungi warga sekolah, pesantren, dan keluarganya dari infeksi COVID-19.

Pemberian vaksin COVID-19 juga memberikan rasa aman bagi orang tua, yang akan mengirim putra putrinya kembali ke sekolah dan pesantren. Karena itu vaksin wajib diberikan pada semua pelajar tanpa kecuali.

“Pandemi membuat semua rindu kembali belajar di sekolah. Kita tahu online tidak efektif, tapi kita juga tahu dampak COVID-19 yang begitu berbahaya. Jadi vaksin bagi siswa dan santri menurut saya penting dilakukan sebelum PTM dibuka,” kata Gus Muhaimin.

Terkait vaksin untuk pelajar, pemerintah telah mengeluarkan izin melalui vaksinasi kategori usia 12-17 tahun. Izin telah dikeluarkan sejak awal Juli 2021 dan hingga kini terus diberikan pada seluruh pelajar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan percepatan pelaksanaan vaksin COVID-19 bagi pelajar. Vaksinasi penting untuk menekan risiko penularan dan memaksimalkan perlindungan saat PTM terbatas dimulai.

Saat berkunjung ke SMAN 1 Beber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jokowi memastikan pemerintah mengupayakan perluasan pemberian vaksin COVID-19 untuk pelajar. Program diutamakan untuk daerah dengan jumlah penularan kasus COVID-19 tinggi.*

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.