BRIN Akan Tingkatkan Kerja Sama Riset dengan Jepang

“Kami berharap ke depannya Indonesia dan Jepang dapat terus melanjutkan dan meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra yang ada,” ujar Kepala BRIN Laksana Tri Handoko

Royalnews.id – Pada tahun 2019 – sebelum pandemi covid-19 – sekitar 3.600 peneliti Jepang mengunjungi Indonesia dan lebih dari 1.000 peneliti Indonesia berkunjung ke Jepang.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kepala BRIN), Laksana Tri Handoko berharap kerja sama riset Indonesia-Jepang lebih meningkat di tahun-tahun mendatang.

“Kami berharap ke depannya Indonesia dan Jepang dapat terus melanjutkan dan meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra yang ada,” ucap Laksana, saat menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Jepang, Y M Kanasugi Kenji, Selasa (25/5/2021).

Laksana menyampaikan bentuk kerja sama yang telah dijalankan oleh kedua negara berupa Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) yang selama ini di bawah koordinasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Selain itu, Indonesia juga memiliki kerja sama visiting professor yang selama ini terus diupayakan dengan berbagai negara termasuk Jepang.

Dia juga mengusulkan untuk mengaktifkan kembali pertemuan rutin Joint Committee Meeting (JCM) antara Indonesia – Jepang di bidang IPTEK serta pameran terkait program penelitian SATREPS.

Hal ini dinilai penting mengingat banyaknya kerja sama yang telah dilakukan dan juga dapat mempererat hubungan kedua negara.

Dubes Kanasugi menilai bahwa Indonesia telah menjadi mitra penting bagi Jepang. Ia mengungkapkan terdapat banyak peneliiti Jepang yang berkunjung ke Indonesia, begitu juga sebaliknya untuk peneliti Indonesia.

“Indonesia sejauh ini juga telah menjadi salah satu mitra penting bagi Jepang, seperti dalam kerja sama program SATREPS (Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development), terdapat 21 proyek yang telah didanai,” jelas Kanasugi.

Sebagai informasi, kerja sama antara Indonesia – Jepang didasari oleh Agreement Between the Government of the Republic Indonesia and the Government of Japan on Scientific and Technological Cooperation yang ditandatangani tahun 1981.

Dalam kerangka kerja sama IPTEK, telah dilaksanakan dua kali JCM pada tahun 1982 dan 2016, serta beberapa kerja sama lainnya.*

Leave A Reply

Your email address will not be published.